Tuesday, May 31, 2016

DDPT pengenalan serangga ORDO COLEOPTERA

JURNAL PRAKTIKUM
DASAR DASAR PERLINDUNGAN TANAMAN
PENGENALAN SERANGGA ORDO COLEOPTERA
(Oryctes rhinocerus) (Rhynchophorus ferrugineus)
 

OLEH
MUHAMMAD ARIF
NIM             :     1409000566
NPM             :     7114070168
MEJA          :     7 ( TUJUH )
PROGRAM  STUDY    :     AGROTEKNOLOGI

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNacDC3hOJZkHXNOAhTRqYrRwTVRPFKKZxZDToes8CmtuQJjHHVgsqcCqHgXik4TdzQ5mrsK_hWOnkmQBkieCjR0rPxdfXfz4QTBrr-HVQbncqDBeWr8ZTf57r4dm5isPOiXAXRGLar-A/s1600/images.jpg 




LABORATORIUM DASAR-DASAR PERLINDUNGAN TANAMAN
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA
MEDAN
2015
JURNAL PRAKTIKUM
DASAR DASAR PERLINDUNGAN TANAMAN
PENGENALAN SERANGGA ORDO COLEOPTERA
(Oryctes rhinocerus) (Rhynchophorus ferrugineus)
 

OLEH
MUHAMMAD ARIF
NIM              :     1409000566
NPM             :    7114070168
MEJA            :      7 (TUJUH)
                   PROGRAM STUDI            :     AGROTEKNOLOGI
Jurnal Ini Merupakan Salah Satu Syarat Untuk Mengikuti Praktikum
Dasar-Dasar Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian
Universitas Islam Sumatera Utara
M e d a n

            ASISTEN                                                                               NILAI
(  1. NANDA SATRIA                     )                                       (                           )
(  2. ADAM FIQIE FAUZI              )
(  3. DEDI MUHAMMAD RIFAI   )
(  4. IRHAM SYAUKANI                )
5. ARFAH DALIMUNTHE         )
(  6. BAMBANG ARDIANSYAH   )
(  7. DIAN DHIKA                           )
(  8. RANGGA TRIANGGI            ) 

KOORDINATOR
( HJ. SYAMSAFITRI, S.P, M.P )
PRAKTIKUM DASAR-DASAR PERLINDUNGAN TANAMAN
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA
MEDAN
2015
PENGENALAN SERANGGA ORDO COLEOPTERA

MUHAMMAD ARIF (0566 – 140) FP . UISU ( 2014 – 2015)
Abstrak
Kata Coleoptera berasal dari bahasa Yunani kuno, yaitu koleos (pelindung) dan ptera (sayap). Diberi nama demikian karena sayap muka serangga yang ternmasuk ordo ini menebal sebagai pelindung sayap belakangnya. Kadang sayap muka yang menebal ini disebut juga elytra. Jika sedang beristirahat,sayap serangga tidak saling menutup, tetapi terletak berdampingan sehingga membentuk garis tengah. Mulut serangga ini termasuk tipe untuk menggigit dan mengunyah.Makana larva dan serangga dewasa berbeda.Umumnya pakan serngga dewasa berupa hewan dan tanaman yang masih hidup maupun yang sudah mati.Anggota-anggotanya ada yang bertindak sebagai hama tanaman, namun ada juga yang bertindak sebagai predator (pemangsa) bagi serangga lain.Sayap terdiri dari dua pasang. Sayap depan mengeras dan menebal serta tidak memiliki vena sayap dan disebut elytra.

Kata Kunci       : Ordo Coleoptera, Elytra, Predator
PENDAHULUAN
Latar Belakang
            Kumbang badak termasuk dalam sub famili Dynastinae dan mereka terkenal karena tanduk mereka sehingga di kenal juga dengan sebutan kumbang tanduk. Ada lebih dari 300 spesies kumbang badak, mereka tidak membahayakan manusia karena mereka tidak mampu menggigit atau menyengat.Berbeda dengan kumbang jantan, kumbang betina tidak memiliki tanduk dan jarang terlihat. Kumbang badak tidak terlihat pada siang hari, mereka bersembunyi di bawah kayu dan tumbuh-tumbuhan(Anonimus,2000)
Siklus hidup berbagai jenis kumbang Badak bervariasi. Siklus kumbang badakterdiri dari empat tahap yaitu telur, larva, pupa dan Dewasa.Tahap Telur Telur disimpan ke dalam tanah oleh betina selama musim panas.Tahap larva Setelah satu bulan telur menetas, dan memasuki tahap larva. Pada tahap larva bisa bertahan beberapa tahun, tergantung pada jenisnya. Larva akan tetap bawah tanah selama enam bulan sampai satu tahun. Mereka berada di sana untuk tumbuh dan berganti bulu dua kali sebelum memasuki tahap pupa. Tahap Kepompong tidak bertahan lama.Biasanya diperlukan waktu beberapa minggu.Begitu mereka tumbuh menjadi dewasa mereka masih tetap di tanah sampai musim semi. Kumbang Betina akan mulai melepaskan feromon untuk kumbang jantan dan setelah musim kawin, kumbang betina akan menggali tanah dan meletakkan telur disana(Martin,2001)
Kumbang dapat ditemukan hampir di semua habitat, namun tidak diketahui terjadi di lautan atau di daerah kutub. Interaksi mereka dengan ekosistem mereka dilakukan dengan berbagai cara. Mereka sering makan pada tumbuhan dan jamur, merusak pertahanan binatang dan tumbuhan, dan memangsan invertebrata lain. Beberapa spesies dimangsa berbagai binatang seperti burung dan mamalia. (Pracaya, 2007).
Tujuan Praktikum
1.      Untuk mengenal Ordo Coleoptera  beserta bagian-bagiannya
2.      Untuk mengetahui gejala serangan dan pengendaliannya
3.      Untuk mengetahui klasifikasi dan daur hidup Dari Kumbang badak dan kumbang Moncong






TINJAUAN PUSTAKA
Biologi Serangga (Kumbang Badak/ Oryctes rhinocerus)
Kingdom         : Animalia
Filum               : Arthropoda       
Kelas               : Insecta
Ordo                :Coleoptera
Famili              : Dynastidae
Genus              : Oryctes
Spesies            : Oryctes rhinocerus
Biologi Serangga (KumbangMoncong /Rhynchophorus ferrugineus )
Kingdom         : Animalia
Filum               : Arthropoda       
Kelas               : Insecta
Ordo                :Coleoptera
Famili              : Curculionidae
Genus              : Rhynchoporus
Spesies            : Rhynchophorus ferrugineus
Kumbang tanduk (Coleoptera: Scarabaeidae) merupakan hama yang utama menyerang tanaman kelapa sawit di Indonesia, khususnya di areal peremajaan kelapa sawit. O. rhinoceros menggerek pucuk kelapa sawit yang mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan dan rusaknya titik tumbuh sehingga mematikan tanaman (Susanto dan Utomo, 2005)
Kumbang adalah salah satu binatang yang memiliki penampilan seperti kebanyakan spesies serangga. Ordo Coleoptera, yang berarti "sayap berlapis", dan berisi spesies yang sering dilukiskan di dalamnya dibanding dalam beberapa ordo lain dalam kerajaan binatang. Empat puluh persen dari seluruh spesies serangga adalah kumbang (sekitar 350,000 spesies), dan spesies baru masih sering ditemukan. Perkiraan memperkirkan total jumlah spesies, yang diuraikan dan tidak diuraikan, antara 5 dan 8 juta. (Rioardi, 2009).
Tipe mulut Kumbang adalah pengunyah dan mandibel sangat bagus berkembang, tetapi beberapa (Curculionidae) dengan cranium yang memanjang membentuk moncong, beberapa dengan mandibel yang berlekuk/beralur (=blood channel), mirip dengan adaptasi yang terlihat pada Neuroptera (sucking-like), dan beberapa denganmaksila yang memanjang (Meloidae tertentu); fungsi untuk menghisap.Banyakkumbang yang dapat menghasilkan bunyi walaupun tidak sebagus dari ordoOrthoptera. Bunyi dihasilkan dari aktivitas makan dan terbang, memukulkanbeberapa bagian tubuh pada subtrat dan dihasilkan oleh alat penghasil suara(Anonimus, 2009).
ordo coleoptera sayap depan menanduk,sayap belakang membranaceus dan melipat dibawah sayap depan saat tidak digunakan. Bentuk tubuh bulat, oval, oval memanjang, oval melebar, ramping memanjang, pipih. Beberapa mempunyai moncong. Alat mulut bertipe penggigit pengunyah. Dewasa ditemukan hampir disemua tempat terdapat melimpah di pertanaman, dibawahbatu, kulit kayu, dalam tanah, jamur. Sedikit yang hidup di air. Banyak nertindak sebagai hama tanaman dan biasanya akan menyerang hampir semua bagian tanaman(Sultoni,2004).

Pengendalian kumbang tanduk secara konvensional dilakukan dengan cara pengutipan dan menggunakan insektisida kimiawi. Namun, cara tersebut dinilai tidak efektif dan menimbulkan pencemaran bagi lingkungan. Selain menggunakan pengetahuan dan perilakunya, pengendalian ini juga dapat didukung dengan memanfaatkan musuh-musuh alaminya, Santalus parallelus dan Platymerys laevicollis merupakan predator telur dan larva O. Rhinoceros, sedangkan Agrypnus sp. Merupakan predator larva, beberapa jenis nematoda dan cendawan juga menjadi musuh alami kumbang kelapa. Cara lain yang dapat digunakan yaitu dengan feromon yang dapat digunakan sebagai insektisida alami untuk mengendalikan kumbang tanduk dengan efektif, ramah lingkungan, dan lebih murah dibandingkan dengan pengendalian secara konvensional.(Anonimus,1992).
Gejala Serangan Kumbang badak adalah daun muda seperti digunting berbentuk segi tiga atau huruf V Pelepah daun kadang kadang dimakan sehingga patah. Bila menyerang titik tumbuh, tanaman kelapa akan mati pada tanaman kelapa.Bila uret menyerang akar, tanaman merana Serangan uret pada kulit batang, menyebabkan tanaman mati pada tanaman Padi, jagung, tebu, pisang, kacang-kacangan, jeruk, dan lain-lain (polifag)Terdapat bercak tembus cahaya pada daun. Pada serangan berat tinggal tulang daun saja pada tanaman Kentang, kedelai, tembakau, dan \ kangkung.Permukaan ubi bercak-bercak cokelat kehitaman(Suseno,1999).







BAHAN DAN METODE PRAKTIKUM
Tempat dan Waktu
Praktikum ini dilaksanakan di Laboratorium Gedung Johor Fakultas Pertanian Universitas Islam Sumatera Utara, Jln. Eka Warni, Kecamatan Medan Johor Kota Madya Medan Ketinggian tempat ± 25 mdpl dengan topografi datar. Praktikum ini dilaksanakan pada hari jum’at tanggal 17april pukul 10.00 Wib sampai dengan selesai.

Bahan dan Alat
Bahan
a.Bahan yang di gunakan adalah        :           -Kumbang badak( Oryctes -              
                                                                      r hinocerus)
-KumbangMonjong (Rhynchoporus ferrigineus)
Alat
b.Alat  yang digunakan                       :           - Kain lap kasar
                                                                        - Kain lap halus
                                                                        - Killing botol
                                                                        - Karet gelang
                                                                        - Karton




Metode Praktikum
1.      Campurkan cloroform dengan potongan karet gelang yang terdapat di dalam killing botol
2.      Kemudian masukan sehelai potongan kertas yang bentuknya lingkaran yang sebelumnya di lubangi untuk tempat keluarnya gas dari alkohol tersebut
3.      Masukkan kumbang dengan sampai tidak sadarkan diri atau mati.
4.      Letakkankumbangbadak dan monjong tersebut diatas bak lilin
5.      Amati morfologi dari kumbang tersebut mulai dari kepala,dada,perut.
6.      Pisahkan bagian tubuh dari kumbangdengan cara memotong bagian kepala (caput), dada (thorax) dan bagian belakang ( abdomen ).
7.      Kemudian gambarlah kumbang tersebut,dengan menggambar ke tiga kasta tersebut dengan bentuk utuh, bagian kepala (Caput), dada (thorax) dan bagian belakang (Abdomen) beserta keterangannya masing-masing,Taksonomi, dan  Gejala Serangan yang terjadi pada tanaman.









HASIL DAN PEMBAHASAN
a .Hasil
1 .Kumbang Badak (Oryctes rhinocerus)
Gambar Utuh
Bagian – Bagiannnya
Caput
Thorax
Abdomen
http://4.bp.blogspot.com/-LQZuDQ6FMtE/UbbHy5Rk3iI/AAAAAAAAAh0/V58ZZEIwUPU/s1600/or.png



Keterangan
Keterangan
Keterangan
Keterangan
1.  Caput ( kepala )
2.  Thorax ( dada )
3.  Abdomen ( perut)
1.    Antena
2.    Mandible
3.   Mata majemuk
4.    Alat mulut
1.      Coxa
2.      prothorax
3.      Mesothorax
4.      Metathorax
5.      Femur
6.   Tarsus
1.  Spirakel
2.  Ovipositor
3. Tympanum






2 .Kumbang Moncong (Rhynchophorus ferrugineus)

Gambar Utuh
Bagian – Bagiannnya
Caput
Thorax
Abdomen
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/0/0d/Rhynchophorus_ferrugineus_MHNT.jpg/240px-Rhynchophorus_ferrugineus_MHNT.jpg



Keterangan
Keterangan
Keterangan
Keterangan
4.  Caput ( kepala )
5.  Thorax ( dada )
6.  Abdomen ( perut)
5.    Antena
6.    Mandible
7.   Mata majemuk
8.    Alat mulut
6.      Coxa
7.      prothorax
8.      Mesothorax
9.      Metathorax
10.  Femur
6.   Tarsus
3.  Spirakel
4.  Ovipositor
3. Tympanum







b .Pembahasan
            Berdasarkan hasil praktikum dapat di jelaskan, bahwa kumbangmemiliki tiga bagian utama yatu, caput (kepala), dada (thorax) dan perut( abdomen). Pada caput terdiri dari antena, mata majemuk, ocellus(mata kecil), dan pada dada (thorax) terdiri dari Prothorax, Mesothorax, Metathorax, coxa, femur, trochanter, dan tarsus, sedangkan pada abdomen terdiriu dari spiracle, cetcus, dan ovipositor.Tipe mulut Kumbang adalah pengunyah dan mandibel sangat bagus berkembang, tetapi beberapa (Curculionidae) dengan cranium yang memanjang membentuk moncong, beberapa dengan mandibel yang berlekuk/beralur (=blood channel), mirip dengan adaptasi yang terlihat pada Neuroptera (sucking-like), dan beberapa denganmaksila yang memanjang (Meloidae tertentu); fungsi untuk menghisap.Banyakkumbang yang dapat menghasilkan bunyi walaupun tidak sebagus dari ordoOrthoptera. Bunyi dihasilkan dari aktivitas makan dan terbang, memukulkanbeberapa bagian tubuh pada subtrat dan dihasilkan oleh alat penghasil suara
Gejala Serangan
            Kumbang mengebor pucuk tanaman dan biasanya juga merusak bagian daun muda yang belum terbuka sehingga pada waktu daun terbuka akan terlihat bekas pemotongan yang simetris berbentuk segi tiga atau seperti huruf V, sehingga pertumbuhanya terhambat dan lama kelamaan akan mati.
Pengendalian
1.      Secara kimia   : Penggunaan obat kimia pada musim hujan tidak efektif sehingga sebaiknya cara ini hanya dilakukan pada musim kemarau. Caranya pada ketiak daun dan pucuk tanaman di beri insektisida Diazinon 10 G,Sevin 85 S dan Agrothion 50
2.      Kebersihan kebun
Kebun kelapa harus dibersihkan dari segala macam bahan – bahan organik yang bisa membusuk.
3.      Kebersihan pohon
Pohon dibersihkan dari pelepah dan tungkai bekas tandan buah yang kering serta bersihkan rontokan daun yang melekat dipangkal pelepah.
4.      Pengendalian secara mekanis
Pengendalian ini sering dilakukan dengan hand picking atau pengutipan hama dengan menggunakan tangan khususnya pada hama ini yang dikutip fase imago.
5.      Secara biologis
Pengendalian ini biasanya menggunakan predator ataupun menggunakan jamur, dll. Misalnya menggunakan Metharizium anisopilae.
6.      Secara mekanis
Penggunaan obat kimia pada musim hujan tidak efektif sehingga sebaiknya cara ini dilakukan pada musim kemarau. Caranya pada ketiak daun dan dipucuk daun diberi insectisida. Untuk hasil yang lebih efektif lagi gunakan insektisida yang bersifat sistemik.




KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
1.  Gejala Serangan Kumbang badak adalah daun muda seperti digunting berbentuk segi tiga atau huruf V Pelepah daun kadang kadang dimakan sehingga patah. Bila menyerang titik tumbuh, tanaman kelapa akan mati pada tanaman kelapa
2.  Tubuh kumbang dapat di bagi tiga yaitu caput (kepala), dada (thorax) dan abdomen  (Perut)
3.  Ada lebih dari 300 spesies kumbang badak, mereka tidak membahayakan manusia karena mereka tidak mampu menggigit atau menyengat.Berbeda dengan kumbang jantan, kumbang betina tidak memiliki tanduk dan jarang terlihat. Kumbang badak tidak terlihat pada siang hari, mereka bersembunyi di bawah kayu dan tumbuh-tumbuhan
4.  Ordo Coleoptera adalah ordo yang terbesar dari serangga dan dapat ditemui pada berbagai habitat, dapat beradaptasi dengan baik pada habitat subcortical (di bawah kulit kayu pepohonan) dan fungi
5.  Pengendalian kumbang tanduk secara konvensional dilakukan dengan cara pengutipan dan menggunakan insektisida kimiawi
Saran
            Saran saya adalah ,saya harap praktikan bisa tertip dalam melakukan praktikum, dan jangan mengganggu praktikan lain yang belum selesai.

.   

DAFTAR PUSTAKA
Anonimus. 2000. Hama dan penyakit Tanaman kelap sawit. Lembaga Penelitian Hortikultura : Jakarta
Anonimus.1993.Kumbang Badak.(Online). (www.hama tanaman tahunan. Com). Diakses    tanggal 11 Juni 2011.Medan. Pukul 20.00 wib
Anonimus. 2009. Pemberantasan Hama dan Penyakit Tanaman Hortikultura. Media Pestisida :Jakarta
Martin. 2001.Hama  Utama Tanaman kelapa Sawit.Media Pestisida: jakarta
Pracaya. 2007. Hama dan Penyakit Tanaman. Penebar swadaya: jakarta
Sultoni, achmad. 2004. Kunci Determinassi Serangga. Kanisius : Yogyakarta
Susanto, A, R.Y. Purba dan C. Utomo, 2005. Penyakit-Penyakit infeksi Pada Kelapa Sawit. Buku 1, PPKS, Medan.
Suseno. 1999. Pengenalan Ordo Coleoptera. (online).(www. hama ordo Coleoptera.Com). Diakses tanggal  12 Juni 2011. Medan. Pukul 20.00 wib




















No comments:

Post a Comment